Tampilkan postingan dengan label Heboh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Heboh. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Februari 2011

Segitiga Bermuda


Segitiga Bermuda

CNN News. Segitiga Bermuda (bahasa Inggris: Bermuda Triangle), terkadang disebut juga Segitiga Setan adalah sebuah wilayah lautan di Samudra Atlantik seluas 1,5 juta mil2 atau 4 juta km2 yang membentuk garis segitiga antara Bermuda, wilayah teritorial Britania Raya sebagai titik di sebelah utara, Puerto Riko, teritorial Amerika Serikat sebagai titik di sebelah selatan dan Miami, negara bagian Florida, Amerika Serikat sebagai titik di sebelah barat.


Segitiga bermuda sangat misterius. Sering ada isu paranormal di daerah tersebut yang menyatakan alasan dari peristiwa hilangnya kapal yang melintas. Ada pula yang mengatakan bahwa sudah menjadi gejala alam bahwa tidak boleh melintasi wilayah tersebut. Bahkan ada pula yang mengatakan bahwa itu semua akibat ulah makhluk luar angkasa

Sejarah awal


Pada masa pelayaran Christopher Colombus, ketika melintasi area segitiga Bermuda, salah satu awak kapalnya mengatakan melihat “cahaya aneh berkemilau di cakrawala”. Beberapa orang mengatakan telah mengamati sesuatu seperti meteor. Dalam catatannya ia menulis bahwa peralatan navigasi tidak berfungsi dengan baik selama berada di area tersebut.

Berbagai peristiwa kehilangan di area tersebut pertama kali didokumentasikan pada tahun 1951 oleh E.V.W. Jones dari majalah Associated Press. Jones menulis artikel mengenai peristiwa kehilangan misterius yang menimpa kapal terbang dan laut di area tersebut dan menyebutnya ‘Segitiga Setan’. Hal tersebut diungkit kembali pada tahun berikutnya oleh Fate Magazine dengan artikel yang dibuat George X. Tahun 1964, Vincent Geddis menyebut area tersebut sebagai ‘Segitiga Bermuda yang mematikan’ , setelah istilah ‘Segitiga Bermuda’ menjadi istilah yang biasa disebut.

Tanggapan beberapa orang

Perusahaan asuransi laut Lloyd's of London menyatakan bahwa segitiga bermuda bukanlah lautan yang berbahaya dan sama seperti lautan biasa di seluruh dunia, asalkan tidak membawa angkutan melebihi ketentuan ketika melalui wilayah tersebut. Penjaga pantai mengkonfirmasi keputusan tersebut. Penjelasan tersebut dianggap masuk akal, ditambah dengan sejumlah pengamatan dan penyelidikan kasus.

Gas Metana


Penjelasan lain dari beberapa peristiwa lenyapnya pesawat terbang dan kapal laut secara misterius adalah adanya gas metana di wilayah perairan tersebut. Teori ini dipublikasikan untuk pertama kali tahun 1981 oleh Badan Penyelidikan Geologi Amerika Serikat. Teori ini berhasil diuji coba di laboratorium dan hasilnya memuaskan beberapa orang tentang penjelasan yang masuk akal seputar misteri lenyapnya pesawat-pesawat dan kapal laut yang melintas di wilayah tersebut.

Penjelasan lain


Ada yang mengatakan Segitiga Bermuda disebabkan karena tempat tersebut merupakan pangkalan UFO sekelompok mahkluk luar angkasa/alien yang tidak mau diusik oleh manusia,sehingga kendaraan apapun yang melewati teritorial tersebut akan terhisap dan diculik. Ada yang mengatakan bahwa penyebabnya dikarenakan oleh adanya sumber magnet terbesar di bumi yang tertanam di bawah Segitiga Bermuda,sehingga logam berton-tonpun dapat tertarik ke dalam. Dan bahkan ada yang mengatakan Segitiga Bermuda merupakan pusat bertemunya antara arus air dingin dengan arus air panas,sehingga akan mengakibatkan pusaran air yang besar/dasyat.

Meskipun beberapa teori dilontarkan, namun tidak ada yang memuaskan sebab munculnya tambahan seperti benda asing bersinar yang mengelilingi pesawat sebelum kontak dengan menara pengawas terputus dan pesawat lenyap.

Peristiwa-peristiwa terkenal


Penerbangan 19

Salah satu kisah yang terkenal dan bertahan lama dalam banyaknya kasus misterius mengenai hilangnya pesawat-pesawat dan kapal-kapal yang melintas di segitiga bermuda adalah Penerbangan 19. Penerbangan 19 merupakan kesatuan angkatan udara dari lima pesawat pembom angkatan laut Amerika Serikat.

Penerbangan itu terakhir kali terlihat saat lepas landas di Fort Lauderdale, Florida pada tanggal 5 Desember 1945. Pesawat-pesawat pada Penerbangan 19 dibuat secara sistematis oleh orang-orang yang ahli penerbangan dan kelautan untuk mengahadapi situasi buruk, namun tiba-tiba dengan mudah menghilang setelah mengirimkan laporan mengenai gejala pandangan yang aneh, dianggap tidak masuk akal.

Karena pesawat-pesawat pada Penerbangan 19 dirancang untuk dapat mengapung di lautan dalam waktu yang lama, maka penyebab hilangnya dianggap karena penerbangan tersebut masih mengapung-apung di lautan menunggu laut yang tenang dan langit yang cerah.

Setelah itu, dikirimkan regu penyelamat untuk menjemput penerbangan tersebut, namun tidak hanya pesawat Penerbangan 19 yang belum ditemukan, regu penyelamat juga ikut lenyap. Karena kecelakaan dalam angkatan laut ini misterius, maka dianggap "penyebab dan alasannya tidak diketahui".

Dan juga ditemukan adanya kaitan segitiga bermuda dengan atlantis yang ditemukan adanya penemuan kota-kota kuno dan berbagai bangunan di segitiga bermuda tersebut". Atlantis yang diduga tenggelam dalam waktu satu hari satu malam diduga kuat tenggelam di segitiga bermuda dan beberapa kawasan lainnya yang mirip dengan kejadian yang ada pada segitiga bermuda tersebut salah satunya yaitu di Indonesia, Malaysia, India, dan lainnya".

Kronologi dari beberapa peristiwa terkenal

  • 1840: HMS Rosalie
  • 1872: The Mary Celeste, salah satu misteri terbesar lenyapnya beberapa kapal di segitiga bermuda
  • 1909: The Spray
  • 1917: SS Timandra
  • 1918: USS Cyclops (AC-4) lenyap di laut berbadai, namun sebelum berangkat menara pengawas mengatakan bahwa lautan tenang sekali, tidak mungkin terjadi badai, sangat baik untuk pelayaran
  • 1926: SS Suduffco hilang dalam cuaca buruk
  • 1938: HMS Anglo Australian menghilang. Padahal laporan mengatakan cuaca hari itu sangat tenang
  • 1945: Penerbangan 19 menghilang
  • 1952: Pesawat British York transport lenyap dengan 33 penumpang
  • 1962: US Air Force KB-50, sebuah kapal tanker, lenyap
  • 1970: Kapal barang Perancis, Milton Latrides lenyap; berlayar dari New Orleans menuju Cape Town.
  • 1972: Kapal Jerman, Anita (20.000 ton), menghilang dengan 32 kru
  • 1976: SS Sylvia L. Ossa lenyap dalam laut 140 mil sebelah barat Bermuda.
  • 1978: Douglas DC-3 Argosy Airlines Flight 902, menghilang setelah lepas landas dan kontak radio terputus
  • 1980: SS Poet; berlayar menuju Mesir, lenyap dalam badai
  • 1995: Kapal Jamanic K (dibuat tahun 1943) dilaporkan menghilang setelah melalui Cap Haitien
  • 1997: Para pelayar menghilang dari kapal pesiar Jerman
  • 1999: Freighter Genesis hilang setelah berlayar dari Port of Spain menuju St Vincent.

Kamis, 13 Januari 2011

AKUN FB YANG HINA NABI MUHAMMAD SAW



Atagfirullah .... setelah kita dengar beberapa bulan yang  lalu ada orang Eropa yang hina dan hujat Nabiullah melalui situsnya yang menyulut amarah dari kaum muslim di seluruh dunia ,  kini saya dapatkan pemilik akun Facebook yang berani menghina Nabi Muhammad SAW dan beraninya lagi karena pemilik akun ini adalah Orang Indonesia.Dibawah ini ada beberapa gambar screen shoot yang sy ambil dari status akun Nurhayati Nurdin Adawiyah yang menghina nabi Muhammad SAW



status dari Nurhayati yang menghina Nabiullah



Untuk lebih jelasnya buka link dibawah ini http://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=181092745248313&id=100000054508568

Profil Facebook

DASAR DAJJAL !!!!!
Ayo kita sama-sama Memblokir akun diatas agar dia tidak melakukan tindakan serupa lagi yang menyulut emosi Rakyat Indonseia !!!
Mohon Disebarkan !!!!


Seorang Nenek di Kaltim Berubah Jadi Kodok

Seorang nenek dari Suku Dayak Punan, Kalimantan Timur tiba- tiba menghilang di sebuah hutan. Dan keluarganya sangat yakin bahwa sang nenek yang mereka cintai sudah berubah wujud menjadis eekor kodok.Kisah ini terjadi sekitar seratusan tahun yang lalu dan kini menjadi legenda yang sangat masyur di kalangan suku Dayak Punan. Dan menariknya kisah ini bukan sekedar cerita dongeng belaka, melainkan berdasarkan sebuah kenyataan. Hal ini diungkapakan oleh Wakil Ketua Persekutuan Lembaga Adat Dayak Punan, Dollop Mamung. Dollop yang juga merupakan warag asli suku Dayak Punan mengaku kenal baik dengan salah seorang cucu generasi kedua Adu' oroh, nenek yang berubah menjadi kodok tersebut. "Waktu itu, sekelompok keluarga hidup di sekitar hutan Marut. Mereka tidak berladang, tetapi hidup secara mubut. Artinya, hidup berpindah-pindah untuk berburu dan meramu," ucap Dollop memulai kisahnya.

Dalam kelompok kecil orang-orang Punan itu, ada seorang nenek renta atau adu' oroh dalam bahasa lokal. Saking rentanya, setiap kali kelompok itu berpindah tempat, adu' oroh digendong di punggung menggunakan kalong.

Kalong merupakan alat semacam keranjang terbuat dari rotan yang digunakan sebagai wadah hasil meramu. Suatu hari, adu' oroh meminta dirinya ditinggalkan saja di sebuah pondok.

"Adu' oroh kasihan dengan anak-cucunya yang kerepotan harus selalu menggendong dia. Tentu saja keluarganya menolak, tapi dia terus mendesak," kata Dollop.

Dengan terpaksa, anak-cucunya meninggalkan nenek itu di sebuah pondok. Namun, mereka selalu menjenguknya setiap usai mubut. "Tiga hari kemudian, ketika dijenguk, adu' oroh masih ada di pondok itu. Sepekan dan dua pekan, juga masih ada. Nah, sebulan kemudian, tiba-tiba saja adu' oroh lenyap," kata Dollop yang mendapatkan kisah ini dari cucu generasi kedua adu' oroh bernama Jonidy Apan (40) yang kini menjadi Kepala Adat Punan Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan.

Para anak-cucunya pun gempar dan segera mencari di sekitar pondok. Sosok renta yang sangat mereka cintai itu tak kunjung ditemukan.

"Sampai di bebatuan di pinggir Sungai Magong, mereka melihat selembar berat, yakni tikar khas Punan dari rotan. Di atas berat itu ada seekor ja'ui atau kodok besar," ujar Dollop yang juga mantan Ketua Harian Yayasan Adat Punan (YAP) ini.

Memang, ja'ui yang rata-rata bisa mencapai seberat 1 kilogram itu umum ditemukan di hutan sekitar. Tapi, kodok besar yang satu ini aneh dan istimewa.

Dia bisa berkata-kata layaknya manusia. Kodok besar itu duduk sambil menangis di atas tikar rotan yang terhampar di bebatuan tersebut.

"Jangan mencari saya. Inilah saya, adu' oroh kalian. Saya tidak apa-apa, jangan kalian risau," begitu ucapan sang kodok kepada sanak keluarga yang panik mencari dirinya.

Sang nenek berpesan agar anak-cucunya menjaga hutan itu dari kerusakan. Itu sebabnya, masyarakat Punan di situ tak melakukan pola berladang.

Hingga saat ini, masih ada komunitas Dayak Punan yang tinggal di sana dan tetap hidup dengan cara mubut. Lokasi itu persisnya di hutan Marut, Sungai Blusuh, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan.
Ada satu lagi bukti yang semakin memperkuat bahwa sang nenek memang menjadi kodok dan masih di hutan tersebut, buktinya setiap surveyor yang pergi ke hutan tersebut kebanyakan hilang tanpa jejak. Konon ini karena Adu' oroh tidak suka ada yang menjamah hutan.

Sumber: Kompas

Senin, 10 Januari 2011

hiiiiiiiiiiiiii ngeri

















yang masih “agak” beruntung penumpangnya:

sumber: http://dunia-panas.blogspot.com/2010/05/foto-extreme-ngebut-di-hari-hujan.html

Di Palembang, Anak SMA Jual Keperawanan untuk Biaya Sekolah

Seorang siswi SMA swasta di Palembang, Sumatra Selatan, bernama Iis, 17, tertangkap petugas Kepolisian Sektor Ilir Timur I di dalam kamar hotel, Rabu (5/12). Saat itu, ia sedang menjual keperawanannya seharga Rp400 ribu.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgev5XQ5m6m_7Ot-oTC9VaDulyCRkQAr5XkL5c-W5CufosoFz2l8N-T4WXldEGMsKMrCgF5vw3ZQg5BvCjLIvBzeImvnl-dNPeCr44mOnZ_fGqdNktSuOvWfuklNBdr0zJbZRPljDBk3QY/s1600/cewek_abg_nakal_bugil_telanjang_gadis_hot_smu_perempuan_mabok_dugem_5.jpg

Iis mengaku terpaksa menjual keperawanannya kepada lelaki hidung belang karena butuh uang untuk membayar biaya sekolah. Remaja itu mengaku tidak mempunyai uang lantaran kedua orang tuanya sudah tidak ada.

Menurut Iis, ia baru pertama kali melakukan perbuatan asusila itu. Ia baru kenal dengan lelaki
yang membeli keperawanannya di pusat perbelanjaan Internasional Plaza (IP) Palembang. Dari perkenalan itu lelaki tersebut bersedia memberikan uang Rp400 ribu untuk menemaninya tidur.

Kapolsek Ilir Timur I Komisaris Awan Hariono membenarkan adanya seorang pelajar yang tertangkap ketika petugas sedang melakukan razia di penginapan. Dalam razia tersebut terjaring sembilan pasangan, termasuk pelajar tersebut.(MI/BEY)

sumber http://www.metrotvnews.com/read/news/2011/01/05/38632/Anak-SMA-Jual-Keperawanan-untuk-Biaya-Sekolah/